Kenangan abadi, perjamuan suci
Saat Kau berkati, secawan anggur dan roti
Sungguh tak terperi, kasih cinta dihati
Walaupun Kalvari, telah menanti
Kini kami datang, kepadaMu ya Tuhan
Cemas dan gelisah, akan beben kehidupan
Namun diri Yesus menjadi teladan
Bakti pada Bapa, jadi tujuan
Lupakan cemas dan kegelisaanmu
Lupakan duka derita dihatimu
Sambutlah Kristus dengan hati murni
Dia akan masuk ke hati
Percaya padaNya, setulus hatimu
Berpegang padaNya, sepanjang hidupmu
Tuhanlah batu karang kuat teguh
Landasan yang tak kan runtuh
Tubuh darah suci, jadi berkat abadi
Kusambut komuni, dengan kerinduan hati
Bersihkan hatiku, masuk kehadiratMu
Siapkan jiwamu, masuk rumahMu
Dalam kegelapan, Kau terangi jalanku
Lewat jurang curam, Tuhanlah penunjuk jalan
Disaat ku jatuh, Tuhan meneuntunku
Pulang ke rumahMu, yang penuh kasih
Bimbinglah kami menurut teladanMu
Teguh setia dalam cobaan
Walau badai hidup kuat menerjang
Bidukku tak kan tenggelam
Segala mata dan hati kan terbuka
Segala cemas dan gelisah kan sirna
Bila kau percaya akan janjiNya
Tuhan mengubah hidupku
Tuhan mengubah hudupku
----------------------------
Yustinus Setyanta
----------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar