Jiwamu akan menjadi hitam
Seperti bulan dimakan gerhana
Ketika nafsu, ambisi semakin mengetam
Dan nurani terus-menerus merana
Aku melihat gerhana
Menghitamkan banyak jiwa
Lalu banyak manusia kehilangan muka
Memenuhi menara-menara di kota-kota
Para anak-anak juga bisa dimakan gerhana
Lalu masa depannya menjadi gelap gulita
Setelah sekolah-sekolah berubah menjadi pasar
Dan guru-guru beralih status menjadi makelar
Cucu-cucu kita juga bisa dimakan gerhana
Kemudian hidup bagaikan drakula
Setelah arah tak bisa lagi dipetakan
Kiri dan kanan sama-sama membingungkan.
(Yustinus Setyanta)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar